Apa arti hidup bila tak ada semangat. Semangat hilang bukan berarti  kiamat datang. Semangat turun tak ada arti jika tekat bisa menghapus kata tamat.

Well....!


Hari ini gua lagi bingung. Bingung sebingung bingungnya orang bingung. Gua bingung kaya burung yang pergi terbang lalu lupa jalan pulang. Bingung sama semangat gua yang naik turun kayak timbangan. Kalau dia lagi pengen naik ya dia naik, kalau dia mau turun ya dia turun, tanpa bisa dikontrol.


Cecch, decakku..


Sebenarnya gua lagi pengen ngomongin tentang  yang namanya “keajaiban”.  Why? Kenapa gua kaitkan semangat dengan keajaiban. Karna bagi gua keajaiban itu selalu datanag saat semangat lu bener bener gak pernah bisa hisa hilang.


Sebagian orang ada yang begitu mempercayainya, sebagian lagi setengah setengah dan sisanya bilang it’s nothing. Gua adalah orang dibagian pertama, dibagian orang yang mempercainya. Gua percaya sama keajaiban karna gua punya  keyakinan, keyakinan sama yang maha penolong bahwa tuhan akan selalu ada bersama hambanya. Dan secara gak sengaja  gua juga pernah ngeliat keajaiban itu datang ke orang yang ada didekat gua.


Gua pernah baca satu artikel kisah nyata yang isinya berbicara tentang gimana sebuah keajaiban itu bisa hadir ke hidup manusia.


“Seorang anak yang mempunyai sakit parah dan hanya dengan operasi yang mahal ia bisa disembuhkan. Tapi apa daya keluarganya tak punya uang untuk biaya operasinya yang mahal. Hanya dengan keajaiban dia bisa selamat, decak kedua orang tuanya. Kakaknya yang saat itu masi kecil juga, dengan polos dan penuh semangat dia membawa beberapa lembar uang ke apotek untuk membeli keajaiban yang ia dengar dari kedua orang tuanya. ‘Apa disini menjual keajaiban?’ tanya sang kakak kepada apoteker. Setelah berdiskusi lama, apoteker pun menekankan bahwa disini tidak menjual keajaiban. Air mata mengalir di pipi sang kakak. Melihat kejadian itu, seorang lelaki gagah dan berpakaian rapi, menghampiri dan bertanya :
 ‘Keajaiban apa yang dibutuhkan adikmu?’
‘Dia sakit parah dan dia perlu operasi. Tapi orang tuaku tak punya uang cukup untuk itu. Lalu kata ayah sekarang dia hanya butuh keajaiban untuk itu’
Lalu pria itu tersenyum dan mengatakan ‘Bawa aku bertemu dengan orang tuamu’. “

 
Who is men?? Siapa pria itu? Menurut gua mungkin tuhan dengan sengaja menggerakkan langkah kaki pria itu ke apotek untuk bertemu dengan anak kecil itu. Karena pria itu adalah seorang dokter dengan spesialis penyakit yang diderita oleh adik dari si kakak tadi.


Dari sini, gua bisa belajar selama masi ada semangat, usaha, harapan dan doa apapun bisa terjadi. Sekecil apapun itu. Tapi yang namanya kepercayaan itu berasal dari hati, tergantung elu, mau percaya atau enggak terserah lu. Tapi bagi gua, gua akan selalu dan terus percaya sama keajaiban.


Dan hati gua bilang, semoga masi ada keajaiban bagi orang orang yang masih mempercayai keajaiban. ;-)