Jam pun menunjukkan menit menit terakhir 31 desember ku, dan takkan kembali, walau itu tanggal yang sama di tahun depan. Tapi gua seneng, di kota kembang tanah pasundan ini gua udah nemuin banyak hal disini. Gua udah bisa ngehapus hitam diantara putih yang tersisa, gua udah nemuin lumpur di antara tumpukan pasir, gua udah bisa ngelurusin sekat sekat yang dulu pernah bengkok dan gua udah nemuin apa yang ada di diri gua sebenarnya, yang gua belum temuin cuma satu, gua belum dapat nemuin “embun” didalam botol yang udah lama gua simpan, haha.

Bahagia memang, karna jadi apapun lu, apapun yang lu dapat asal lu bahagia, itulah lu yang sebenarnya. Dulu gua sempet bingung gimana gua bisa nemuin bahagia gua, tapi kini gua sadar kalo true happiness comes from within yourself , not from someone else. Stop searching and start living. Yah start living better than 2014.

Pengen nangis rasanya atas hal hal ajaib yang gua dapat di tahun ini, pengalaman pengalaman idiot yang ngajarin gua bahwa hal sesederhana apapun itu bisa berpotensi besar yang bisa buat hidup lu lebih indah nantinya. Tapi kalo gua nangis gua takut dikatain cemen lah, kaya cewe. Tapi gua baru sadar kalo seseorang menangis bukan karna ia lemah tetapi karna ia sudah terlalu lama kuat.

So, mulai tahun esok lu dengan lebih bahagia, karna apa lagi yang lu butuhin diatas bahagia?




Sadness, crying is a normal of human. Ini bukan tentang penyesalan terhadap apa yang dulu gua ambil dan berakibat apa yang gua jalani sekarang. Gua cuma ngerasa sedih, karena tiap apa yang gua targetin gua belum pernah bisa mencapai titk itu. Titik dimana yang harusnya bikin gua senang dan bikin orang tua gua bangga.

Sekali lagi, gua bukan cerita tentang penyesalan gua. Ini Cuma soal amanah dari orang tua gua yang harus gua selesain dengan baik.  Tanggung jawab dari seorang anak perantau ulung yang terbang jauh ke tanah orang.

“Malaikat tanpa sayap” pernah bilang, kalau dalam hidup gak akan pernah ada jaminan buat terus bahagia, gak ada jaminan buat apapun. Karena setiap orang akan terlempar keluar dari kotak rasa nyamannya secara tiba tiba, and i feel that. Gua udah ngerasain apa yang pernah malaikat tadi bilang,  gimana rasanya terlempar dari kotak rasa nyaman ke kotak yang penuh dengan rasa takut.

Kita memang hidup diantara sekat sekat, pelabelan dan pengkotakan dan saat label yang selama ini kita pakai dicabut gitu aja, kita gak akan jadi siapa siapa lagi. Dan gua gak cuam ada didalam kotak rasa takut aja, tapi label yang dulu pernah gua genggam, sekarang ngilang gitu aja. Gua gak tau, apa gua yang ngilangin label itu atau dia yang mau lari dari gua.

Ranting yang dulu kokoh pun sekarang gak sanggup lagi buat menopang sepasang kaki dari burung gereja. Itu yang gua butuhin sekarang, gua butuh ranting yang bisa ngebantu gua buat nemuin label gua yang hilang tadi, ranting yang kuat buat menopang gua saat gua jatuh, bahkan siap malu untuk dibasahi sama air mata gua.

Gua nangis bukan karena gua cemen atau lemah karena keadaan gua yang sekarang. Gua sadar, seseorang menangis bukan karna ia lemah tetapi karna ia sudah terlalu lama kuat.

Dan gua ngerasa gua udah terlalu lama untuk kuat.
Dunia pernah merusak semua orang, dan setelah itu, beberapa orang kuat di tempat yang rusak. Aku akan membutuhkan orang seperti itu dimasa depan, tapi tidak sekarang. Walau hidup begitu singkat, aku percaya kita diharuskan mempelajari tentang meninggalkan.

Minatku adalah di masa depan karena aku akan menghabiskan sisa hidupku di sana. Jadi, apapun yang aku dapatkan sekarang, itu tidak akan berlangsung sampai waktu yang lama.

You were dead, your heart stopped! Dan aku adalah orang pertama yang mengaku bahwa aku bodoh, dan juga orang pertama yang mengingatkanmu bahwa kamu belum mati. Kamu belum mati, hanya saja kamu tidak bahagia, belum bahagia. Bahagia itu “choice”, bukan “automatic response”.  Bahagia itu ada di dalam rumah dan hanya untuk orang yang cukup berani mengetuk pintunya.

Batalyon pesan yang kamu perintahkan hanya akan semakin menguatkanku. Kamu itu permata, tapi orang bodoh hanya akan membuangnya.


Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony. – Mahatma Gandhi.
Aku mulai berpikir untuk tidak lagi melakukannya, tapi siapa sangka semuanya masih dan masih saja. Berlangsung untuk waktu yang lama bukan? Apa kamu pernah melihatnya? Melihatku melakukan setiap penghabisan yang merusakku perlahan? Merusak badan dan pikiranku yang tak tegap dan tak pintar. Aku mulai membungkuk dengan perutku yang menjijikkan, begitu bulat dan besar.

Pikiranku mulai membuatku terhambat, membuatku lupa sesuatu kemudian lupa lagi dan lupa lagi. serta kebiasaan burukku memberikan 1 untuk mendapatkan 2. Yes, gambling!

Aku ingin sekali mengatakan satu kalimat yang membuatku mungkin sedikit sama dengan kalian, mengatakan pada seseorang bahwa “aku akan melakukan apapun untukmu”, kemuadian dia memintaku untuk berhenti. Berhenti sebelum aku mulai lupa bahwa aku pernah punya niat untuk berhenti.

Dengan semua masa lalu itu, siapa yang bisa menerimaku? Kamu? Aku ingin mendengar ini darimu, “tidak masalah dari mana kamu datang, yang penting adalah kemana kamu akan pergi”.
Dan kamu baru saja menyelamatkanku....
Tulisan ini teruntuk kamu yang belum tau siapa dan dimana aku harus sampaikan. Bukan juga bagian dari beberapa kalimat yang mudah untuk di mengerti. Sederhana, sepatah atau beberapa patah kata yang tidak mudah untuk dipatah patahkan. Atau, ini adalah novel yang  bercerita tentang kita yang bakal aku persembahkan buat kita dimasa depan nanti. Haha, lebay sih, tapi aku serius “my future wife”.

------------------------------------------------------------------

Dear my future wife

Tuhan menciptakan laki-laki dan kemudian berkata, "aku bisa menciptakan yang lebih baik", dan terciptalah wanita. Tapi, aku belum bisa menemukan yang lebih baik itu didiri kamu. Aku tidak menyangka bisa mencintai orang yang begitu buruk. Kemarahan adalah prisaimu, tanpa sadar untuk setiap menit kemarahanmu, kamu telah kehilangan 60 detik kebahagiaan. Dari seluruh hal yang telah kita bicarakan selama ini, mulai dari caci maki, harapan buntu, kebohongan, pelebelan, hinaan, kesombongan, ego, kekeras kepalaan, aku menemukan banyak alasan untuk pergi tapi aku tinggal, bahkan saat aku tidak di akui dan kamu memiliki banyak alasan untuk tinggal tapi kamu pergi. Tapi, tidak semua orang yang mencintaiku akan meninggalkanku.


Aku tak ada waktu untuk membencimu, karna waktuku sudah ku habiskan untuk mencintaimu. Tapi kamu tidak mau keluar dari kepalaku dan jatuh ke dalam pelukanku sebagai gantinya . I know you'll never be mine, but it's nice to imagine it. Aku adalah gelandangan saat kamu usir aku dari hatimu. Aku terus menerus memaksamu, walau aku sadar betul, cinta tidak dapat dipaksakan, cinta tidak dapat dibujuk dan digoda, cinta muncul dari Surga tanpa topeng dan tanpa dicari.

Dulu, kamu pergi karna kamu menemukan yang lebih baik. Sadarkah kamu? Aku juga akan menemukan yang lebih baik, tapi aku menutup mataku karna aku  mencintaimu.Sekarang,  kamu mencintaiku, tapi kamu membenciku. Seperti kamu ingin mendorongku dari tebing, kemudian berlari ke bawah dan menangkapku. Aku memiliki dua pilihan dalam hubungan ini, BERDIRI dan menjadi orang yang kamu butuhkan tapi terinjak  atau DUDUK sehingga kamu bisa melihat pria lain  di belakangku.

Kesalahan terbesarku adalah membiarkanmu menyakitiku dan masih berpikir itu adalah kesalahanku. It's not your fault for hurting me, it's mine for thinking you wouldn't. Apakah kamu tahu apa yg sulit dari menjadi terlalu kuat? Tak seorang pun peduli untuk bertanya jika kamu terluka. Kadang, hal yang tidak dapat kita ubah akhirnya mengubah kita sebagai gantinya. Aku telah berubah, dimatamu aku hanya bersandiwara tanpa mau tau setiap orang mempunyai kesempatan untuk benar . Masihkah aku terlihat bersandiwara? Aku memperlakukanmu dengan baik bukan kepura-puraan, aku melakukannya karna aku takut orang lain akan melakukannya. Aku mencintaimu dan cinta tetaplah menjadi cinta, karna cinta adalah angka nol. Tidak peduli berapa banyak kita menambahkan nol bersama-sama, jumlahnya tetap akan nol. Aku tidak akan memaksamu lagi, i will never expect, never assume, never ask and never demand. Just let it be, cause if it's meant to be, it will happen the way you want it to.

I keep telling myself "this is the last time." But it just keep happening.  Seperti  sesuatu yang telah aku katakan selalu lupa. Menyakitkan ketika orang mengatakan mencintai kita tapi tidak ingin mendengarkan kita. Suatu hari kamu mungkin menyadari kamu telah kehilangan bulan sambil menghitung bintang. Aku menghilang bukan karena tak lagi peduli. Aku hanya memberikan sedikit waktu untukmu merindukanku. Someday you'll miss me like I missed you. Someday you'll need me like I needed you. Someday you'll want me and maybe I won't want you.

Jadi, mari kita mengabaikan satu sama lain dan berpura-pura orang lain tidak ada, tapi jauh di lubuk hati, tidak seharusnya berakhir seperti ini. Aku sudah selesai mencoba. Jika kamu inginkan aku dalam hidupmu, kamu bisa datang mencariku. Sampai saat itu, terus memperlakukan aku seperti aku tidak ada.Tidak peduli berapa banyak kesalahan yang aku buat atau bagaimana semua kesalahan itu memperlambat aku maju, aku masih jauh di depan semua orang yang tidak pernah mencoba. Belajarlah untuk menghargai, sebelum waktu yg membuat kamu menghargainya. Hanya sekali saja. Ijinkan aku memiliki seseorang yang benar-benar takut kehilanganku, Tuhan.
 
Rindu ini akan mengalun indah di detik dimana suaramu tak terdengar lagi.

Jagalah apa yang harusnya bisa kau jaga MY FUTURE WIFE.
sekedar bagi ilmu, yuk langsung aja cara menjumlahakan data biner dalam bahasa assembly (rakitan)

;program input biner dan output heksa
org 100h
proses1:
        mov ah, 09h
        lea dx, kal1
        int 21h
        xor bx, bx
        mov ah, 01h
        int 21h
while_1:
        cmp al, 0dh
        je end_while1                      
        and al, 0fh ; ubah ke biner
        shl bx, 1
        or bl, al
        int 21h
        jmp while_1
;ubah ke heksa

end_while1:
          mov data1, bl

proses2:
        mov ah, 09h
        lea dx, kal1
        int 21h
        xor bx, bx
        mov ah, 01h
        int 21h
while_2:
        cmp al, 0dh
        je end_while2                      
        and al, 0fh ; ubah ke biner
        shl bx, 1
        or bl, al
        int 21h
        jmp while_2
;ubah ke heksa
end_while2:
          mov ah, 09h
          lea dx, kal2
          int 21h
          
          add bl, data1
          mov cl, 8

ulang:  rol bl, 1
        jc satu
        mov ah, 02h
        mov dl, '0'
        int 21h
kurang: dec cl
        cmp cl, 0
        je exit
        jmp ulang
satu: mov ah, 02h
        mov dl, '1'
        int 21h
        jmp kurang
         
       
exit:
       
ret
kal1 db 13, 10, "input biner : $"
kal2 db 13, 10, "output      : $"
data1 db ?

tampilan :



Hidup memang sangat menyebalkan, terkadang aku ingin ati dengan diiringi nyanyian hujan yang mengalun pelan dan hidup kembali, hanya untuk melihat siapa saja yang akan tertawa dan menangisi kepergianku.

Bagi mereka yang tertawa atas kepergianku, biarlah mereka tertawa. Anggap saja mereka adalah manusia si penyebar batu sandungan yang meninggalkannya disetiap jalan yang kulewati. Tapi, bagi mereka yang menangisiku, STOP CRY, I’M FINE.

Gue mulai bangkit kembali, dari kuburan pikiran, bukan tanah yang mengubur gue, pikiran gue sendiri, gue mulai membenci pikiran gue, tapi gue gak tau gimana melakukan perlawanan sama pikiran gue, apa gue harus ngerjain 1000 soal matimatika kali ya? Haha, nggak lah, semakin larut, kita akan semakin dewasa.

Kehilangan hal yang berharga dan impian yang kita idamkan emang kaya kita melepas cincin yang udah lama ditangan kita, kita masih merasakan cincin itu ada padahal nggak. Atau bisa aja gue nyebut ini dengan kata “salah jalan”. Salah tentang jalan hidup yang udah gua ambil sekarang. Mumet memikirkannya memang, salah jurusan atau tempat dimana gua berpijak sekarang.

Gue mulai belajar sesuatu dari gue mandangin keyboard laptop ini, ya, gue sempat mandanginnya, lumayan lama, dan gue temukan sesuatu, ada huruf disana, -___-. Dan huruf itu yang selalu ada nemenin gue. Disatu sisi gue takut ngebuat orang yang gue sayang dan sayang sama gue kecewa. Dua orang malaikat tanpa sayap yang udah capek capek ngorbanin separuh hidupnya demi gue.

Sekali lagi darah ini ingin ikut berbicara “Rumit, rumit rumit” If i can chose anything, i will chose hide me and go now.

Hal-hal kecil nemenin gue mulai pagi ini, kopi, musik, game, nggak seperti hari sebelumnya, tubuh gue menolak semunya, semua seperti musuh, tapi kini, suara gue mulai berkobar, haha, gak berkobar juga si, ya seinggaknya gue nyaman kembali, dan momentum ini akan gue pertahanin, gak ada lagi namanya galau atau apalah itu sebutannya, if you’re gonna happen, happen....

Take from today with good life is positive thingking. Bismillah

Kebahagiaan adalah dalam hati, tapi, kapan kita bahagia? Apa yang harus kita lalui untuk menjadi bahagia? Pertanyaan ini, pertanyaan tentang kebahagiaan...


Jadi, “happy” birthday. Happy? Saya baru sadar makna kata ini, apa anda tau? Atau hanya saya saja?

Apa anda sekolah untuk bahagia? Apa anda kuliah, bekerja dan menikah untuk bahagia? Apa anda hidup untuk bahagia? Semudah itukah untuk menjadi bahagia? Yang ada di inti otak gua saat ini adalah tidak hidup untuk kebahagiaan, hidup untuk saat-saat bahagia. Seperti saat ini...


Gua tidak akan bercerita tentang sahabat sahabat gua,
karna mereka tetap seperti dulu, mereka sisi benda yang orang-orang sebut koin, sisi kebahagiaan saya yang lain. So, Thanks for the prayers and words...




Aku baru saja menemukan warna yang pas untuk hidup ini. Hidup yang tadi melihatku akan datang dan berpaling, dan saat aku berlalu, “opik, selamat ulang tahun”. Aku seperti sedang berenang, lalu turun hujan dan buru-buru keluar dari kolam karna takut kebasahan. People will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel. You made me  happy in my "happy birthday".

Merah, pemberani, persis seperti baju yang dikenakannya. Persis seperti semua keadaan ini, dimana mereka, hanya berani mengucapkan lewat laptop mereka, lewat handphone mereka. Mungkin kalo saat ini adalah hari ulang tahun orang yang aku sayang, aku belum tentu berani untuk mengucapkan itu langsung, karna keadaan seperti itu sudah pernah aku coba, dan kamu masih belum berwarna. Sejak itu, aku langsung membaca BAB terakhir, karna laki-laki memikirkan gadis seperti buku. Jika di halaman pertama kami belum bisa menangkap mata kalian, kami tidak akan repot-repot untuk membaca apa yang ada di dalamnya.

The problem isn't about finding a girl, it's about finding that girl. I’m a player. A heartbreaker. An asshole. A jackass. A loser...And I have a truth. Ini memalukan ketika hal-hal yang ada di pikiran dan dalam hati, tidak pernah mencapai bibir.



Tapi, selamat ulang tahun opik, aku..

Dan terimakasih buat yang udah ngucapin, lewat sms, bbm atau feceebook, tapi maaf gak semuanya ada :)
















Pada suatu saat, seseorang akan menyadari bahwa ada pemikiran disetiap kejadian yang bahkan pada yang mereka sebut “kebetulan”. Ada pemikiran dibalik tsunami 2006, ada pemikiran dibalik terpilihnya obama, dibalik bom boston dan bahkan dibalik vas yang tersenggol jatuh. Masalahnya adalah, ketika beberapa orang mengingkari pemikiran itu. Bagaimana kita menerima sebuah pemikiran yang bertentangan dengan pemikiran kita? Sekarang, mari berbicara tentang sebuah kenyataan dan mencoba mencapai batas dari semua kemungkinan. 

Aku begitu senang melihat wajah tanpa lengkungan senyum ataupun deburan tawa dari setiap orang, dalam hatiku “kita sama”. Jika dipilihkan ribuan foto aku akan mencari semua foto yang tidak satupun menunjukkan kebahagiaan di dalamnya. Aku memilih foto ibu yang ditinggalkan anaknya, foto korban perang, atau foto rumah yang hangus terbakar. Beberapa orang mungkin menganggap aku gila, beberapa lainnya menganggap aku aneh dan beberapa lainnya mengutuk ketidaksenanganku pada kebahagiaan. Inilah awal sebuah pemikiran.

Bagaimana jika aku mengatakan pemikiranku adalah bahwa aku adalah schizophrenia. Apa aku akan tetap mereka sebut gila? Aneh? Dan masih mengutukku? Apa mereka malah menambahkan sebutan bodoh karna mereka memiliki pemikiran yang membantah pemikiranku? Jadi, ini saatnya mencoba mencapai batas dari sebuah kemungkinan. Ini tentang membiarkan pemikiranku berjalan di sebelah pemikiran mereka, atau menyilangkan kedua pemikiran tersebut dan mendapatkan titik perpotongan yang menemukan keduanya. 

Kemungkinannya adalah bahwa aku benar-benar schizophrenia atau aku salah mengartikan schizophrenia itu atau malah aku benar-benar seperti yang mereka sebutkan. Tapi, jika pun aku benar-benar seperti yang mereka sebutkan, pemikiran mereka tidak akan menjatuhkan pemikiranku. Intinya adalah jika di sebuah sisi mereka benar tapi disisi lain aku juga benar. Karna satu hal yang nyata dari sebuah pemikiran, “if you think you’re right, you’re wrong”.


26 maret 2014...

Ibu, mamah, ummi ataupun bunda. sama saja, apapun panggilan ny dia akan tetap menjadi wanita paling mulia yang rela berkorban demi melahirkanku dan membesarkanku. Rasul bersabda “Hormati ibumu, hormati ibumu, hormati ibumu, lalu ayahmu”,riwayat ini jelas menandakan bahwa ibu adalah orang yang harus aku hormati sepanjang hidupku.

Happy birthday ibu, semoga panjang umur, sehat, dilimpahkan rezeki, dimudahkan segala urusan, dan mungkin yang terpenting adalah jadilah muda kembali ibu. Aku tidak tau di HAPPY birthday mu ini apa ibu merasa HAPPY, melihat semua yg disekelilingmu tidak pernah berubah, aku seperti sedang berlari di sebuah sel berdiri, yang hancur seperti semakin hancur dan yang belum hancur seperti akan segera hancur.

Jadilah muda kembali ibu, aku rindu memanjat pundakmu, aku rindu menjadi tangis di dekap otot tanganmu, aku rindu berlari ke arahmu.


Betapa tidak pedulinya aku selama hampir 20 tahun hidupku, aku belum pernah membuatmu merasa bahagia dengan adanya aku. Dan ini baru pertama kali aku menuliskan serangkaian kalimat HAPPY itu untukmu, aku anakmu. Aku juga lupa kapan terakhir kali ibu mengucapkan kalimat HAPPY itu untukku, atau lupa yang aku maksud adalah benar-benar tidak pernah terjadi, aku tidak tahu. Yang terpenting aku bahagia memiliki malaikat yang berwujud manusia seperti mu. I LOVE YOU IBU, semoga umurmu diberikahi ALLAH dan semakin bahagia.


happy birthday ibu, jadilah muda kembali.


"bahwa anda bertanggung jawab atas hidup anda" --> IBU
Kini, orang-orang  seperti paku, kehilangan efektivitas mereka ketika mereka kehilangan arah dan mulai bengkok. Sulit untuk terbang ketika sesuatu yang membuat anda terbang sudah jatuh terlebih dahulu. Ada beberapa yang berpikir selalu menggunakan logika, ada beberapa yang berkedok di balik perasaan, semua salah..semua salah..


Gua masih ingat sepotong kalimat om Einstein yang gua baca di artikelnya “Logic will get you from A -Z . Imagination will get you everywhere”. Bagi mereka yang berpikir hanya menurut logika, mereka hanya akan berjalan dari A ke B. Bagi mereka yang bersembunyi di balik perasaan, mereka akan berjalan dari A ke B tapi jika si B sakit  maka mereka akan berjalan dari A ke C. Bagi gua dengan segala mimpi dan imajinasi gua yang anda tertawakan di dalam hati anda, gua bisa berjalan dari A kemana saja. 
 
Gua ingin sekali meloncat-loncat menarik perhatian mereka dan berkata "makan yuk?". Meskipun sebagian dari mereka menyadari bahwa gua sebenarnya ingin mengatakan “hey guys? Please.. nothing in life is to be feared. It is only to be understood”. Gua mencoba  menghormati keputusan mereka, teman? Milikilah keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi anda. Entah bagaimana, hati kadang sudah tahu apa yang anda inginkan. Kadang hati melihat apa yang tak terlihat oleh mata.

#OneDayEverythingWillHappen #Happines #Love
 #HOPE
Aku tidak lagi menyuruhmu berpikir positif. Aku tidak lagi mengatakan jangan khawatir. Aku tidak lagi mengatakan lihat sisi baiknya. Dan aku tidak lagi mengatakan kamu akan bahagia. Karena itu semua omong kosong. Itu semua bohong.

Buka mata anda, lihat kesekitar. Apakan kita puas dengan kehidupan yang kita jalani?

Hari ini, berikan orang asing satu senyum anda. Itu mungkin satu-satunya sinar matahari yang dilihatnya sepanjang hari.