Okey, gue bingung mau nulis apaan, bingung
sebingung-bingungnya orang bingung, udah nggak heran si ya, haha, ini sering
terjadi terutama sama orang-orang kaya gue, gue bingung bukan hari ini doang,
sebenarnya dari kemaren-kemaren, nah yang gue bingungin satu lagi kenapa gue
bingung? Tapi dalam kebingungan ini, gue mau coba megang kendali
dengan muter lagu, itu ternyata cukup membantu gue, semua lagu cinta, cinta cinta
cinta dan cinta, emang ngebingungin si ya, bagaimana cinta yang awalnya
berjalan baik jadi hancur, bagaimana cinta yang udah lama jadi entah bagaimana
sekarang, begitu juga cinta yang baru, sama saja.
Gue juga ternyata bingung sama hati gue, begitu cepat
berubah, begitu cepat berpaling, dulu nggak seperti ini, saat gue baru bertemu
yang putih sekarang malah gue
menginginkan yang belum berwarna, aneh, tapi sometimes i keep my feeling to my
self because it’s hard to someone else to understand, dan mungkin juga
nyari tulang rusuk yang asli itu emang susah. Gue coba mengurung diri di
ruangan 4x4, karna kadang kala menyendiri merupakan hal yang bagus, lebih mudah
membantu mendengarkan apa yang sebenarnya hati ingin sampaikan kepada kita.
Gue sadar waktu takkan pernah menunggu, yang
belom berwarna tadi mungkin udah tau kalo gue menginginkan dia, tapi mungkin
dia berpikir kalau gue masih bersama yang putih, tapi kadang gue ke geer an
mengartikan semua, hal-hal kecil yang mungkin biasa, tapi gue ingin nyampein
satu hal “please don’t make like there’s something when actually there is
nothing”, gue nggak takut bilang ke elo kalo gue mencintai lo, gue Cuma
takut lo nggak bilang kalo lo mencintai gue juga, meski gue sadar,
sehebat apapun sebuah sejata diciptakan tak ada gunanya bila hanya di dalam
gudang, gue harus tetap mengatakannya. Bila gue mengatakannya, pada akhirnya
salah satu dari dua hal akan terjadi, dia akan menyadari bahwa gue layak atau
gue akan menyadari bahwa dia tidak. Gue hanya butuh hari yang tepat, hari yang
baik, walau gue tau, everyday may not be good but there’s something good in
everyday. Momen terbaik hidup gue saat ini adalah bukan pada saat gue melupakan
semua masa lalu gue , tapi ketika gue mampu bedamai dengan yang tak
pernah bisa gue ajak berdamai. Gue nggak tau seberapa lama perkataan gue ini
dapat tinggal di kepala gue, mendekatlah, akan gue bisikin rahasia terbesar
hidup gue, tapi bukan sekarang karena mungkin ini terletak diatas piring orang
lain.
0 komentar:
Posting Komentar