Manusia hanya bisa berdoa, berencana lalu dilengkapi dengan kerja keras. Kalimat ini mungkin sering dijadikan sebagai obat penenang bagi orang-orang yang pernah merasakan gagal. It’s well. Itu lebih baik, daripada lu jadi manusia yang cuma ngikutinn arah angin lalu terbang dan kembali ke tempat yang sama tanpa ada perubahan yang lu bawa saat lu pergi tadi. Let it flow or enjoying thing as it is.
Gua lagi pengen ngomongin tentang ambisi. Suatu cara yang lu bela-belain ngelakuinnya buat ngedapetin apa yang lu cita-citain, apa yang ingin lu lakukan tapi bukan yang ingin orang lain inginkan. Kepuaasan yang hanya ada dalam diri lu sendiri.
Manusia dikaruniai oleh tuhan cara berpikir yang berbeda beda, ada yang ngejalanin ambisinya dengan perasaan, logika ataupun imajinasi. Mungkin sebagian orang bisa mengkombinasikan 2 dari 3 yang gua sebut diatas atau bahkan seluruhnya. Tapi kalau untuk urusan cara apa yang ingin lu lakuin itu semua terserah lu. Karna gua yakin setiap manusia punya cita-cita yang berbeda, ambisi yang berbeda dan keunikan yang berbeda.
Ok, balik ke cerita sebelumnya. Gua pengen cerita tentang sepatah kalimat ayah Einstein “Logic will get you from A -Z . Imagination will get you everywhere” yang gua artiin sendiri. Gua ngartiin nya kayak gini, gimana sebuah imajinasi bisa ngebawa lu terbang dari A langsung ke Z, tanpa harus melewati B, C, D dan seterusnya. Saat lu ada di titik A lu cukup berbalik badan dan melangkah, lu akan langsung ada di Z. Itu yang gua tangkap dari kalimat Einstein tadi. Bebas dan tanpa mengganggu kebebasan orang lain.
Mulailah untuk tidak mengutuk diri lu sendiri, mulai untuk menyalakan lilin lilin kecil yang ada disekitar, karna dari lilin kecil, lu akan bisa mendapatkan indahnya api unggun. Jangan biarkan cekokan orang lain menjadi perusak ambisi lu dan menidurkan mimpi mimpi lu. Dan satu lagi, jangan biarkan hidup lu kosong tanpa ambisi karna hidup tanpa ambisi itu ibarat burung tanpa sayap, yang akan membatasi penjelajahan lu. :-)

0 komentar:
Posting Komentar